JAKARTA.Swaranusa7.com – PT Jasnita Telekomindo Tbk(JAST) telah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham(RUPS ) secara virtual,mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari–September 2025. Hal ini tercermin dari laporan keuangan perusahaan yang terpantau bertumbuh dari tahun sebelumnya.

Jika diperinci, pendapatan Jasnita Telekomindo tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 53% menjadi Rp 188,20 miliar hingga kuartal III-2025, dibandingkan Rp 122,98 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Naiknya angka pendapatan turut mendongkrak bottom line perseroan. Sehingga JAST berhasil meraih laba bersih hingga Rp 12,10 miliar dibandingkan kerugian sebesar Rp 4,23 miliar pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama JAST, Yentoro, mengatakan bahwa peningkatan pendapatan hingga periode tahun berjalan terutama didukung oleh implementasi digitald
serta hadirnya berbagai produk baru dan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga.

Direktur Utama JAST, Yentoro, mengatakan bahwa peningkatan pendapatan hingga periode tahun berjalan terutama didukung oleh implementasi digital serta hadirnya berbagai produk baru dan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga.

“Momentum pertumbuhan JAST masih terjaga hingga kuartal III-2025. Permintaan dari sektor korporasi maupun instansi pemerintah tetap solid dan menjadi kontributor utama bisnis kami,” ungkapnya, dalam Paparan Publik Virtual, pada Kamis (20/11/2025).

JAST menilai transformasi digital ini akan meningkatkan efisiensi layanan pelanggan sekaligus memperluas portofolio pendapatan.

“Dengan transformasi digital, otomatis customer merasa lebih efisien dan pelayanannya meningkat. Jadi kita harapkan portofolio bisnis bisa melebar,” tandasnya.

Judul
Strategi Jasnita Telekomindo (JASIT) Jaga Pertumbuhan Kinerja Hingga Tahun 2026

JAKARTA. PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari–September 2025. Hal ini tercermin dari laporan keuangan perusahaan yang terpantau bertumbuh dari tahun sebelumnya.

Jika diperinci, pendapatan Jasnita Telekomindo tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 53% menjadi Rp 188,20 miliar hingga kuartal III-2025, dibandingkan Rp 122,98 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Naiknya angka pendapatan turut mendongkrak bottom line perseroan. Sehingga JAST berhasil meraih laba bersih hingga Rp 12,10 miliar dibandingkan kerugian sebesar Rp 4,23 miliar pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama JAST, Yentoro, mengatakan bahwa peningkatan pendapatan hingga periode tahun berjalan terutama didukung oleh implementasi digital serta hadirnya berbagai produk baru dan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga.

Direktur Utama JAST, Yentoro, mengatakan bahwa peningkatan pendapatan hingga periode tahun berjalan terutama didukung oleh implementasi digital serta hadirnya berbagai produk baru dan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga.

“Momentum pertumbuhan JAST masih terjaga hingga kuartal III-2025. Permintaan dari sektor korporasi maupun instansi pemerintah tetap solid dan menjadi kontributor utama bisnis kami,” ungkapnya, dalam Paparan Publik Virtual, pada Kamis (20/11/2025).

JAST menilai transformasi digital ini akan meningkatkan efisiensi layanan pelanggan sekaligus memperluas portofolio pendapatan.

“Dengan transformasi digital, otomatis customer merasa lebih efisien dan pelayanannya meningkat. Jadi kita harapkan portofolio bisnis bisa melebar,” tandasnya.

(Swn7.c-/Nur Tanjung)

By Admin7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *