Jakarta, Swaranusa7. com-

Sampai Jumpa, Selamat Tinggal
Drama emosional karya Adriyanto Dewo ini baru saja melakukan pemutaran perdana sebagai
film pembuka di Jakarta Film Week 2024. Mengambil latar indah di Korea, film ini dibintangi
Putri Marino, Jerome Kurnia, Jourdy Pranata, dan Lutesha. Film ini bercerita tentang perjalanan
Wynn mencari kekasihnya yang hilang, Dani, hingga menemukan rahasia yang mengubah
segalanya. Diproduksi bersama Relate Films, film ini merayakan keteguhan dan harapan manusia
dalam menghadapi cinta dan kehilangan.
Yakin Nikah
Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, Yakin Nikah adalah komedi romantis yang diadaptasi dari
serial YouTube sukses dengan lebih dari 14,9 juta penonton. Kisahnya berpusat pada Niken yang
menghadapi tekanan keluarga untuk segera menikah. Dengan mantan tunangan dan pacarnya
saat ini yang sama-sama ingin meminangnya, Niken terjebak di antara harapan keluarga dan
keinginannya sendiri. Beberapa nama yang akan membintangi Yakin Nikah antara lain Enzy
Storia, Maxime Bouttier, Jourdy Pranata, Amanda Rigby, Ersa Mayori, Tora Sudiro, Agnes Naomi,
Lukman Sardi, Agung Karmalogy, Indian Akbar dan Ben Jeffrye.
Mungkin Kita Perlu Waktu
Ombak tengah berjuang pulih dari trauma kehilangan saudara perempuannya, Sara, dalam
sebuah tragedi yang mengguncang hidupnya hingga membuatnya sempat mencoba bunuh diri.
Orang tua Ombak, Restu dan Kasih, yang juga dilanda kesedihan mendalam. Sementara itu,
Ombak mencoba bangkit lewat basket dan terapi bersama Nana, psikolog yang disarankan oleh
ayahnya. Di tengah pergulatan ini, Ombak menemukan teman baru, Aleiqa, seorang siswa yang
juga pernah berada di ambang keputusasaan, dan ikatan mereka menjadi secercah kebahagiaan

Film ini akan disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja dan melibatkan Lukman Sardi sebagai aktor
sekaligus produser di film ini. “Dengan hadirnya judul-judul film, termasuk Mungkin Kita Perlu
Waktu ini, harapannya semua berjalan lancar dan film ini bisa menjadi salah satu film pilihan
yang mengeksplorasi tema-tema film yang mungkin belum banyak diangkat. Serta
mengakomodasi ide-ide cerita segar yang tentunya juga akan hadir dengan kualitas film yang
semakin baik,” ungkap Lukman Sardi menanggapi rencana proyek film Mungkin Kita Perlu oWaktu Lala Permaisuri Lucifer
Film bergenre horor fantasi ini, disutradarai Ruben Adrian, mengisahkan Lala, seorang wanita muda yang mendapat kekuatan supranatural dari Lucifer. Di tengah tarik-menarik antara kekuatan gelap dan keimanannya, perjalanan Lala mencerminkan pergolakan batin antara cahaya dan kegelapan. Visi Ruben Adrian sebagai sutradara, akan menggabungkan elemen horor dengan tema keimanan menghadirkan pengalaman sinematik yang unik bagi penonton Indonesia.
The Hole Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo, tentang Soegeng yang menemukan pola
mengganggu: lubang hitam pada setiap korban, saat menyelidiki kasus pembunuhan yang membingungkan di Lubang Buaya. Dengan kerusuhan yang meningkat dan ancaman kerusuhan yang membayangi, Soegeng berpacu dengan waktu untuk menangkap pembunuh dan imengembalikan kedamaian kepada masyarakat.
The Storyteller
Film ini disutradarai oleh Lukman Sardi, bercerita tentang karakter Nicho yang mewujudkan perjuangan antara kepatuhan terhadap norma sosial dan sisi pribadinya yang asli. Dan hadirnya anak tuli-bisu, Keke, melambangkan kemurnian dan ketahanan identitas individu. Melalui interaksi mereka, cerita ini mengeksplorasi tema penerimaan diri, pencarian makna, dan cara-cara tak terduga di mana kita menemukan harapan dan kekuatan.


Dari film-film di atas, Adhya Pictures berharap bisa terus melahirkan karya-karya yang bisa
dinikmati masyarakat secara luas. Adhya Pictures terus mengangkat industri perfilman Indonesia
melalui dedikasi pada penceritaan berkualitas tinggi dan kemitraan internasional. Dengan
deretan film ini, mereka siap memikat penonton domestik maupun global, menandai masa depan yang menjanjikan bagi sinema Indonesia di panggung dunia.


TENTANG ADHYA PICTURES
Adhya Pictures merupakan anak perusahaan dari Adhya Group, yang secara khusus bergerak di dalam industri film.
Adhya Pictures berkomitmen memajukan industri film Indonesia lewat perannya di movie investment, Intelectual
Property studio, Movie Banking, Visual Effect dan Animation serta Production house yang dimiliki Adhya Pictures
dan afiliasinya. Adhya Pictures dan afiliasi dibawahnya: Satria Dewa Studio, Kathanika Entertainment, Lumine
Studio, Wong Vardha Entertainment, DAMN! I Love Indonesia Pictures, Peregrine Studios dan Kathanika Films akan
terus menyajikan konten film dengan kualitas terbaik dan ikut meramaikan industri perfilman Indonesia.
SOSIAL MEDIA
Instagram :
@adhyapictures
@yakin_nikah
@peregrinestudiosid
KONTAK
GOODWORK – Media Relations
Email : publicist.goodwork@gmail.com
WhatsApp : +62 857 6855 7903 (Nada Bonang)

By Admin7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *